Jenis-Jenis Suku Bunga

Pada saat ini usaha perbankan tidak bisa lepas dari kehidupan masyarakat terutama di bidang ekonomi.

Jika kita berbicara tentang dunia perbankan tentu saja tidak terlepas dari istilah suku bunga.

Perlu kamu tau bahwa bunga merupakan sejumlah dana yang dinilai dengan menggunakan uang yang diterima kreditur. Sedangkan suku bunga adalah rasio dari bunga terhadap jumlah pinjaman.

Oke, untuk mengetahui lebih lanjut yuk simak pembahasannya dalam artikel ini!

Apa Itu Suku Bunga?

apa itu suku bunga

Suku bunga adalah Rasio balas jasa yang diberikan oleh bank kepada nasabah yang membeli atau menjual produknya.

Atau biasa diartikan sebagai rasio harga yang harus dibayar kepada nasabah (yang mempunyai simpanan) dan rasio harga yang harus dibayar nasabah kepada bank jika nasabah mendapat pinjaman.

Pada dasarnya bunga bank dibedakan menjadi 2 kategori jika dilihat berdasarkan pada kegiatan yang dilakukan bank, yaitu:

  • Bunga pinjaman
  • Bunga simpanan

Pengertian bunga pinjaman adalah balas jasa yang ditentukan oleh bank kepada nasabah yang meminjam atas pinjaman yang diperolehnya.

Sedangkan bunga simpanan adalah balas jasa yang diberikan oleh bank kepada nasabah atas simpanan yang dilakukan oleh nasabah.

Jenis-Jenis Suku Bunga Bank

jenis jenis suku bunga bank

Jenis suku bunga bank bisa dibedakan berdasarkan metode pembebanannya.

Biasanya cara pembebanannya ini dihubungkan dengan jenis kredit yang diberikan kepada para nasabahnya.

Pemakaian metode perhitungan suku bunga yang berbeda tentu saja akan mempengaruhi jumlah bunga yang dibayarkan.

Jumlah bunga yang dibayarkan tersebut tentu saja akan mempengaruhi jumlah angsuran yang dibayarkan setiap periodenya.

Jumlah angsuran tersebut terdiri dari pinjaman pokok dan juga bunga.

Berikut ini merupakan jenis-jenis suku bunga berdasarkan metode pembebanannya:

1. Flat Rate/Fixed Rate

Suku bunga tetap adalah suku bunga yang besarannya mempunyai sifat tetap dan tidak akan berubah sampai tanggal jatuh tempo.

Suku bunga jenis ini dihitung berdasarkan dari jumlah pokok awal pinjamannya.

Karena mempunyai sifat tetap, sehingga perubahan suku bunga pasar tidak akan mempengaruhi dalam perhitungannya.

Untuk perhitungannya, jenis ini merupakan yang paling sederhana dibandingkan jenis suku bunga yang lainnya.

Jenis suku bunga ini biasanya diaplikasikan pada kredit kepemilikan kendaraan bermotor, kredit mikro, dan kredit pemilikan rumah murah.

Berikut ini merupakan rumus perhitungan suku bunga flat/fixed:

rumus suku bunga flat atau fixed

Contoh kasus:

Misalnya, pihak bank ABC memberikan kredit kepada tuan XYZ dengan jangka waktu 10 bulan sebesar Rp. 30.000.000 dengan bunga 10% per tahun (flat/fixed).

Diasumsikan bahwa metode perhitungan suku bunga kredit tidak akan berubah sampai dengan jatuh tempo. Berikut perhitungannya untuk contoh kasus ini.

perhitungan suku bunga flat (fixed)

Catatan: Perhitungan angsuran bunga dalam excel tersebut adalah =($H$9*10%*10/12)/10. H9 dalam excel tersebut adalah Rp. 30.000.000.

2. Sliding Rate

Suku bunga menurun atau efektif adalah suku bunga yang perhitungannya berdasarkan dari sisa jumlah pokok pinjaman pada setiap periodenya.

Dengan kata lain, semakin sedikit pokok pinjaman, maka akan semakin sedikit pula suku bunga yang harus dibayarkan.

Namun, dalam hal ini jumlah pembayaran angsuran pokok pinjaman setiap periodenya sama.

Apabila kita melihat dari cara perhitungannya, metode ini merupakan metode perhitungan bunga yang bisa dibilang adil dibanding dengan suku bunga flat.

Berikut ini merupakan rumus perhitungan suku bunga menurun atau efektif:

rumus suku bunga efektif

Contoh kasus:

Kita tetap mengambil contoh kasus sebelumnya, yang dibedakan hanya pada jenis suku bunganya saja.

Pada contoh ini akan menggunakan suku bunga efektif atau menurun. Berikut merupakan perhitungannya.

contoh Perhitungan suku bunga efektif atau menurun

Catatan: Perhitungan angsuran bunga pada excel tersebut pada bulan 1 =H9*10%*(30/360), bulan 2 =H10*10%*(30/360), dan seterusnya. H9 dalam excel tersebut adalah Rp. 30.000.000 dan H10 adalah Rp. 27.000.000.

3. Annuity Rate

Suku bunga anuitas adalah suku bunga yang termasuk ke dalam jenis suku bunga efektif.

Untuk besaran bunga yang dibabankan pada setiap periode angsuran dihitung secara matematis.

Sehingga total angsuran setiap periodenya mempunyai nilai yang sama dan beban bunga dihitung berdasarkan sisa pinjaman setiap periode.

Sistem annuity rate ini biasanya diaplikasikan untuk kredit jangka panjang seperti kredit investasi.

Berikut ini merupakan rumus perhitungan annuity rate:

rumus suku bunga anuitas

Contoh kasus:

Kita masih mengambil kasus yang sudah dibahas sebelumnya, yang berbeda adalah pada kasus ini kita menggunakan annuity rate.

contoh perhitungan suku bunga anuitas

Catatan: Pada perhitungan total angsuran per bulannya saya menggunakan rumus excel yang sesuai dengan rumus perhitungan anuitas di atas yaitu sebagai berikut =(($H$9*0,83333333%)/((1-(1+0,83333333%)^(-1*10)))). H9 dalam excel tersebut adalah Rp. 30.000.000.

4. Floating Rate

Floating rate atau suku bunga mengambang adalah menentukan besar kecilnya suatu bunga berdasarkan pada bunga yang berlaku di pasar.

Oleh karena itu, bunga yang dibayar setiap periodenya sangat tergantung dari besaran suku bunga pasar pada periode tersebut.

Jumlah bunga yang dibayarkan bisa saja lebih tinggi atau lebih rendah atau sama dari periode sebelumnya. Jenis perhitungan bunga ini biasa diaplikasikan pada kredit modal kerja.

Kamu bisa download template Excel perhitungan suku bunga tetap, menurun/efektif, dan anuitas pada link Google Drive ini.

Akhir Kata

Demikianlah artikel ini kami persembahkan. Semoga artikel ini bisa bermanfaat dan bisa menambah wawasan kamu.

Jika ada kritik, saran, atau pertanyaan silakan sampaikan di kolom komentar. Terima kasih.

 

Advertisements

Tinggalkan komentar

X

Advertisements