Marketing Mix (Bauran Pemasaran)

Apa itu Marketing Mix (bauran pemasaran)? Marketing mix (bauran pemasaran) adalah suatu strategi pemasaran dalam melakukan kombinasi penggunaan berbagai variabel yang berpengaruh terhadap pemasaran secara sistematis, efektif, dan efisien.

Strategi pemasaran dengan menggunakan bauran pemasaran ini dianggap penting pada era digital seperti sekarang ini.

Hal tersebut karena dengan menggunakan strategi pemasaran marketing mix ini lebih efektif dalam mendapatkan tingkat kepuasan konsumen yang tinggi.

Sebaik dan sebagus apapun pelayanan dan kualitas produk / jasa yang ditawarkan kepada calon konsumen, tidak akan berarti jika tidak didukung dengan memaksimalkan berbagai variabel dalam pemasaran.

Pengertian Marketing Mix Menurut Para Ahli

Untuk lebih memahami tentang pengertian marketing mix / bauran pemasaran, berikut ini terdapat beberapa pendapat yang disampaikan oleh para ahli.

1. Kotler dan Amstrong

Dalam bukunya “Pengantar Bisnis” edisi II, Indrigayo Gitosudarmo (1996:181), Kotler dan Amstrong menjelaskan bahwa:

“(Marketing Mix is the set of marketing tools that the firm uses to pursue its marketing objectives in the target market)”.

“Artinya: Bauran pemasaran adalah berbagai alat pemasaran yang digunakan oleh perusahaan untuk meyakinkan obyek pemasaran atau target pasar yang dituju”.

2. Dhaimestas dan Irwan (2000:74)

Dalam bukunya yang berjudul “Konsep Pemasaran” Dhaimestas dan Irwan menjelaskan bahwa:

“Marketing mix adalah berbagai variabel yang digunakan oleh perusahaan sebagai suatu sarana untuk memenuhi atau melayani kebutuhan dan keinginan konsumen”.

3. Gugup Kismono (2001:308)

Dalam bukunya yang berjudul “Pengantar Bisnis” edisi 1, Gugup Kismono menjelaskan bahwa:

“Marketing mix adalah suatu kombinasi dari beberapa variabel atau kegiatan yang merupakan inti dari pemasaran yang terdiri dari strategi produk, harga, promosi, dan tempat.”

4. Buchari Alma (2005:205)

Dalam bukunya yang berjudul “Manajemen Pemasaran dan Pemasaran Jasa”, Buchari Alma menjelaskan bahwa:

“Marketing mix adalah suatu strategi yang mengkombinasikan berbagai kegiatan marketing, supaya tercipta kombinasi maksimal sehingga akan muncul hasil yang paling memuaskan”.

5. Sumarni dan Soeprihanto (2010:274)

Dalam bukunya yang berjudul “Pengantar Bisnis (Dasar – Dasar Ekonomi Perusahaan) edisi 5, Sumarmi dan Soeprihanto menjelaskan bahwa:

“Marketing mix adalah suatu kumpulan dari variabel yang dapat digunakan oleh perusahaan untuk dapat mempengaruhi tanggapan konsumen”.

6. Sofjan Assauri (2013:12)

Dalam bukunya yang berjudul “Manajemen Pemasaran Dasar, Konsep, dan Strategi” Sofjan Assauri menjelaskan bahwa:

“Marketing mix adalah suatu kombinasi variabel atau kegiatan yang merupakan inti dari sistem pemasaran, variabel mana dapat dikendalikan oleh pemasaran untuk mempengaruhi reaksi para pembeli atau konsumen”.

 

Sejarah Marketing Mix

Berikut ini merupakan ilustrasi perkembangan dari marketing mix atau bauran pemasaran.

Tahun 1948

the management of marketing costs

Sejarah bauran pemasaran ini dimulai pada tahun 1948, seorang profesor dari Harvard University, Amerika Serikat bernama James W Culliton memiliki suatu gagasan teori yang disampaikan dalam artikel berjudul “The Management of Marketing Costs”.

Dalam teorinya yang disampaikan dalam artikel tersebut, Culliton menjelaskan tentang peran “mixer of ingredients” pada sebuah perusahaan dipegang oleh seorang pemasar.

Yang dimaksud seorang pemasar mempunyai peran sebagai “mixer of ingredients” adalah bahwa pada saat tertentu seorang pemasar harus bisa mengikuti resep dari perusahaan / orang lain.

Selain itu, seorang pemasar juga harus bisa membuat resepnya sendiri. Terkadang dibutuhkan suatu inovasi supaya resep bisa sesuai dengan berbagai bahan yang tersedia.

Dengan kata lain, seorang pemasar harus bisa melakukan eksperimen atau percobaan dengan memakai berbagai bahan yang belum pernah dicoba sebelumnya.

Tahun 1964

Selanjutnya pada tahun 1964, seorang profesor periklanan di Harvard Graduate School of Business bernama Neil Borden yang merupakan rekan dari Culliton, menerbitkan sebuah artikel yang menjelaskan rinci bauran pemasaran.

Artikel tersebut berjudul “The Concept of The Marketing Mix”.  Dalam artikel tersebut dijelaskan tentang beberapa elemen dari bauran pemasaran yang terdiri dari 12 aspek, yaitu sebagai berikut.

  • Product planning,
  • Pricing,
  • Branding,
  • Channels of distribution,
  • Personal selling,
  • Advertising,
  • Promotions,
  • Packaging,
  • Display,
  • Servicing,
  • Physical handling,
  • Fact finding analysis.

Dengan melalui artikel dari Neil Borden inilah pertama kali nya kita mengenal istilah marketing mix.

Neil Borden ini mengklaim bahwa diri nya terinspirasi dari gagasan yang disampaikan oleh James W Culliton tentang peran pemasar sebagai “mixer of ingredients”.

Tahun 1968

Kemudian pada tahun 1968, konsep bauran pemasaran sebanyak 12 aspek milik Neil Borden disusun ulang dan disederhanakan oleh Jerome McCarthy menjadi 4 aspek.

Ke 4 aspek tersebut selanjutnya lebih populer dengan sebutan 4p marketing mix. 4 aspek tersebut terdiri dari:

  • Product
  • Place
  • Price
  • Promotion

Tahun 1981

Pada tahun 1981 Booms dan Mary Jo Bitner memperkenalkan model bauran pemasaran yang baru, yaitu dengan menambahkan 3 aspek atas gagasan yang disampaikan oleh Jerome McCarthy untuk jenis pemasaran jasa.

Ke 3 aspek tersebut adalah sebagai berikut:

  • Participants
  • Physical evidence
  • Process

Dengan adanya penambahan 3 aspek tersebut, maka pada tahun tersebut dikenal dengan 7P marketing mix.

 

Fungsi, Manfaat, & Tujuan Marketing Mix

Fungsi manfaat tujuan bauran pemasaran

Berikut ini merupakan beberapa fungsi dan juga tujuan dari dilakukannya bauran pemasaran atau marketing mix.

1. Mengoptimalkan Potensi Produk / Jasa

Apabila suatu bisnis mampu melakukan optimalisasi bauran pemasaran tentu saja akan memberikan dampak positif pada potensi produk atau jasa yang sesuai dengan kebutuhan para konsumen.

Selain itu, produk atau pun jasa yang kamu tawarkan akan lebih mempunyai ciri khas tersendiri di mata para konsumen.

Hal tersebut dikarenakan bauran pemasaran terdapat segmentasi pasar yang akan bisa menentukan produk atau jasa seperti apa yang diperlukan dan juga diinginkan oleh para konsumen.

Segmen yang sudah ditentukan tersebut yang akan bisa digunakan sebagai target utama dalam pemasaran.

2. Mengoptimalkan Sumber Daya yang Ada

Se-berkualitas apapun dan sebanyak apapun sumber daya yang dimiliki oleh suatu perusahaan, apabila tidak dialokasikan dengan tepat, maka tidak akan pernah memberikan hasil yang maksimal.

Sumber daya yang tidak dialokasikan dengan tepat dan baik tentu saja akan menimbulkan pemborosan dalam pemakaian sumber daya yang akan berdampak buruk pada pendapatan perusahaan.

Pada saat suatu perusahaan melakukan bauran pemasaran, perusahaan sudah menerapkan efektivitas dan efisiensi dalam alokasi sumber daya yang dimiliki.

Hal tersebut karena perusahaan akan lebih intensif tertuju pada suatu segmen tertentu, dan tentunya target pasar dalam segmen tersebut akan merasa puas terhadap produk atau jasa yang ditawarkan.

3. Mengaplikasikan Strategi Promosi yang Efisien dan Efektif

Dalam hal ini marketing mix akan menentukan strategi pemasaran seperti apa yang baik untuk dipakai dalam proses pemasaran.

Dengan memahami berbagai kelebihan dan kekurangan produk, seorang pemasar akan bisa mengambil langkah yang paling baik dengan meningkatkan kelebihan dan akan memperbaiki kekurangan yang ada pada produk atau jasa mereka.

Dengan demikian produk atau jasa yang ditawarkan akan bisa bermanfaat bagi para konsumen.

Dengan melalui strategi promosi yang sudah ditentukan, diharapkan target pasar atau para calon konsumen yang ada di dalam segmen tertentu akan bisa mempunyai ketertarikan lebih terhadap produk atau jasa yang ditawarkan.

Hal tersebut karena promosi yang dilakukan efektif, efisien, dan juga langsung mengena kepada calon konsumen yang benar – benar membutuhkan atau menginginkan produk atau jasa yang ditawarkan.

4. Mempunyai Peluang Besar Memenangkan Persaingan Pasar

Tidak hanya bisa memaksimalkan produk / jasa atau strategi promosi saja, bauran pemasaran juga bisa dipakai sebagai bahan informasi tentang persaingan yang ada di pasar.

Melakukan identifikasi pada pesaing menjadi suatu hal yang sangat penting dilakukan, yaitu dengan mengetahui apa saja yang menjadi kelebihan dan juga kekurangan para pesaing.

Dengan demikian pemasar akan bisa menyusun suatu strategi yang efektif dan efisien dalam memenangkan persaingan yang terjadi di dalam pasar.

 

Konsep 4P – 7P Marketing Mix

konsep 4P - 7P marketing mix

Konsep dari marketing mix / bauran pemasaran ini mengacu pada pengertian dan juga sejarah perkembangannya.

Yang dimana bauran pemasaran adalah suatu strategi kombinasi dan juga memaksimalkan berbagai variabel atau komponen dalam pemasaran secara sistematis dan terintegratif baik secara horizontal atau pun vertikal.

Hal tersebut tentu saja menjadi penting guna mencapai berbagai fungsi dan juga manfaat bauran pemasaran yang efektif dan juga efisien.

Berikut ini merupakan penjelasan dari beberapa variabel atau komponen dari bauran pemasaran.

1. Product (Aspek Produk)

Secara umum pengertian produk adalah segala sesuatu yang bisa ditawarkan ke pasar untuk diperhatikan, didapatkan, dipakai, atau dikonsumsi yang bisa memenuhi keinginan dan atau kebutuhan.

Strategi bauran pemasaran pada aspek produk ini adalah semua hal yang dipersiapkan untuk menyediakan produk yang bisa memenuhi keinginan dan atau kebutuhan para konsumen.

Aspek produk ini meliputi bahan baku yang dipakai untuk membuat produk, kualitas produk, merek, kemasan, label, sampai dengan berbagai jenis produk yang ditawarkan kepada para konsumen.

Sebelum kamu menentukan beberapa aspek yang sudah disebutkan tersebut, alangkah lebih baiknya jika kamu melakukan riset produk untuk menentukan apa yang dibutuhkan pasar dan solusi apa yang dapat kamu tawarkan.

Untuk mempermudah kamu dalam melakukan riset produk, berikut ini merupakan beberapa pertanyaan yang perlu kamu jawab.

  • Apa permasalahan yang dihadapi oleh konsumen?
  • Solusi (produk) apa yang dapat kamu tawarkan kepada konsumen?
  • Bagaimana konsumen akan menggunakan produk yang kamu tawarkan?
  • Apa yang menjadi keunikan dari produk yang kamu tawarkan?

Dengan kamu menjawab beberapa pertanyaan tersebut kamu akan bisa membuat produk yang bisa memenuhi keinginan dan atau kebutuhan dari para konsumen.

2. Price (Aspek Harga)

Harga yang dimaksud disini adalah sejumlah uang yang diberikan sebagai nilai suatu produk yang ditawarkan kepada konsumen.

Dalam menentukan harga suatu produk yang ditawarkan kepada konsumen, haruslah ada berbagai pertimbangan misalnya seperti daya beli konsumen, target pasar, dan lain sebagainya.

Hal tersebut dikarenakan pada umumnya konsumen menjadikan harga sebagai pertimbangan utama sebelum konsumen membeli produk.

Harga produk yang terlalu tinggi tentu saja akan berakibat pada pertimbangan konsumen untuk membeli produk yang kamu jual.

Sebaliknya, jika harga produk terlalu rendah, memang akan berdampak positif terhadap pertimbangan konsumen, tapi akan berdampak negatif terhadap keuntungan yang akan kamu dapatkan.

Dengan demikian sangatlah penting untuk selalu mengikuti dinamika pasar serta memahami konsep supply and demand dalam menentukan harga yang efektif untuk produk yang kamu tawarkan.

Strategi bauran pemasaran pada aspek harga ini berkaitan dengan pemberian harga produk dan kemudahan dalam pembayaran yang dilakukan oleh konsumen.

3. Place (Aspek Tempat)

Strategi mix marketing pada aspek tempat mencakup lokasi usaha yang strategis dengan semua kebutuhan yang dapat mempengaruhi dalam aktivitas usaha baik, kegiatan produksi, pengadaan, pemasaran, manajerial, dan lain sebagainya.

Penting bagi suatu organisasi bisnis atau perusahaan dalam mempertimbangkan dan menentukan lokasi yang strategis untuk menjalankan usahanya.

Lokasi yang strategis akan bisa memudahkan jangkauan konsumen yang akan membeli produk yang kamu tawarkan.

Lokasi yang strategis ini diharapkan bisa memberikan kemudahan dan juga kepuasan bagi konsumen.

4. Promotion (Aspek Promosi)

Kegiatan promosi ini perlu untuk dilakukan oleh setiap organisasi bisnis dengan tujuan untuk menginformasikan produk yang ditawarkan kepada konsumen supaya produk dikenal, diketahui, dibutuhkan dan diminta oleh konsumen.

Aspen ini menjadi aspek yang sangat penting dalam bauran pemasaran. Perlu kamu ketahui bahwa promosi yang baik adalah promosi yang disesuaikan dengan segmen pasar yang sudah ditentukan diawal.

Segmentasi pasar juga mempengaruhi teknik yang akan digunakan untuk melakukan promosi.

Teknik promosi ini bisa dilakukan baik secara manual dengan melalui tatap muka sampai dengan promosi online yang sudah sangat berkembang pada saat ini.

5. People (Aspek Partisipan)

Aspek yang selanjutnya adalah people, aspek ini berhubungan dengan sumber daya manusia (SDM) yang ikut berperan dalam kegiatan usaha.

Kualitas dari sumber daya manusia ini sangatlah berpengaruh terhadap keberhasilan suatu usaha.

Hal tersebut karena mereka lah yang mempunyai kendali terhadap suatu pekerjaan yang ada di dalam suatu usaha.

Dengan demikian, sudah tidak mengherankan lagi apabila suatu perusahaan mencari orang – orang yang berkualitas (cerdas, inovatif, kreatif, loyal, dan lain sebagainya).

Untuk mendapatkan tenaga kerja yang berkualitas perusahaan rela mengeluarkan banyak uang.

Selain itu untuk meningkatkan kualitas tenaga kerja, terkadang pihak perusahaan melakukan pelatihan dan pengembangan kinerja karyawan.

6. Process (Aspek Proses)

Aspek proses ini diartikan sebagai seberapa cakap suatu perusahaan dalam menghasilkan suatu produk dan juga memberikan pelayanan kepada para konsumennya.

Atau dengan kata lain sebagai suatu langkah – langkah yang ditempuh oleh pihak perusahaan untuk memberikan kepuasan kepada para konsumen.

Dalam hal ini perusahaan dituntut untuk peka terhadap kreatifitas dan juga inovasi dalam proses pemberian produk terbaik dengan pelayanan yang memuaskan kepada para konsumennya.

Misalnya saja seperti inovasi yang dipakai di beberapa restoran yaitu open kitchen yang memperlihatkan keahlian, skill memasak, sampai dengan proses penyajian yang elegan yang bisa membuat para konsumennya kagum.

7. Physical Evidence (Aspek Bukti Fisik)

Aspek bukti fisik ini bisa diartikan sebagai penampilan fisik suatu usaha yang meliputi tampilan tempat usaha, produk, pelayan dan juga design pendukung lainnya.

Dalam marketing mix, aspek ini cukup penting. Hal tersebut karena penampilan yang bagus dan baik adalah langkah awal seorang konsumen untuk datang dan mengkonsumsi produk yang ditawarkan.

Dengan demikian semakin bagus dan baik penampilan fisik suatu usaha, maka akan semakin banyak memperoleh perhatian dari para konsumen.

Dalam hal ini perusahaan harus menyadari pentingnya dalam penataan ruang interior yang elegan dan futuristik, tampilan produk yang menarik, serta penampilan para pelayan yang profesional.

Dengan memperhatikan beberapa hal tersebut tentu saja akan tercipta suasana yang khas dan tentunya akan memberikan rasa nyaman untuk menikmati produk bagi konsumen.

Selain itu, konsumen juga akan mendapatkan pengalaman yang menarik dalam pemakaian / mengkonsumsi produk yang kamu tawarkan.

 

Contoh Marketing Mix (Marketing Mix)

Oke sebelumnya sudah dijelaskan mengenai konsep marketing mix. Kini saatnya kamu mempelajari bauran pemasaran dengan melalui contoh penerapannya.

Berikut ini merupakan penjelasannya dengan menggunakan PT Mastah Shoes.

1. Menentukan Produk

PT Mastah Shoes sudah melakukan riset pasar untuk menentukan produk yang dibutuhkan oleh banyak orang dan menemukan beberapa fakta sebagai berikut.

Apa permasalahan yang dihadapi oleh konsumen?

Orang Indonesia pada saat ini kekurangan pilihan sepatu lari lokal. Hal tersebut karena kebanyakan sepatu lari berasal dari brand luar negeri dan harganya relatif mahal.

Solusi (produk) apa yang dapat kamu tawarkan kepada konsumen?

PT Mastah Shoes, dapat memberikan solusi terhadap masalah tersebut dengan cara menghadirkan sepatu lari lokal yang berkualitas dengan harga yang relatif lebih murah dibandingkan dengan sepatu lari brand luar negeri.

Bagaimana konsumen akan menggunakan produk yang kamu tawarkan?

Cara pemakaiannya adalah sama seperti halnya dengan sepatu pada umumnya.

Apa yang menjadi keunikan dari produk yang kamu tawarkan?

Keunikan dari sepatu yang di produksi PT Mastah Shoes adalah bahannya berkualitas tinggi, tapi dengan harga yang relatif murah dan design yang ditawarkan mencerminkan budaya Indonesia.

2. Menentukan Harga Produk

Biaya keseluruhan yang dikeluarkan oleh PT Mastah Shoes untuk memproduksi sepatu adalah Rp. 5.000.000.000.

PT Mastah Shoes akan memproduksi sepatu sebanyak 50.000 pasang. Biaya pembuatan per unit produksi nya adalah sebesar Rp. 50.000.

BEP / Break Even Price PT Mastah Shoes adalah (Rp. 5.000.000.000 / 50.000) + Rp. 50.000.

Dengan menggunakan rumus tersebut, maka BEP yang diperoleh untuk PT Mastah Shoes adalah sebesar Rp. 150.000.

Apabila PT Mastah Shoes menginginkan keuntungan sebesar Rp. 50.000, maka harga jual sepatu PT Mastah Shoes adalah (Rp. 150.000 + Rp. 50.000) = Rp. 200.000.

3. Menentukan Lokasi

Untuk memberikan kemudahan para konsumen dalam melakukan pembelian, PT Mastah Shoes mengambil keputusan untuk menjual produknya secara online yaitu dengan melalui media sosial, marketplace, dan website.

Selain itu PT Mastah Shoes juga akan membuka toko fisik yang tersebar di beberapa kota. PT Mastah Shoes akan membuka toko fisik pertamanya di daerah Semarang.

4. Menentukan Strategi Promosi

Karena target pasar sepatu PT Mastah Shoes adalah anak – anak muda usia 16 – 25 tahun, maka PT Shoes perlu untuk merancang strategi promosi yang dapat menjangkau anak muda dengan mudah.

Salah satu strategi utama yang dilakukan adalah dengan melakukan promosi di media sosial.

PT Mastah Shoes melakukan promosi secara besar besaran di Instagram, Facebook, dan YouTube dan bekerjasama dengan beberapa influencer ternama yang dekat dengan anak muda.

selain hal tersebut, PT Mastah Shoes juga memanfaatkan blog untuk menjaring traffic organik di hasil pencarian Google.

5. Memberikan Physical Evidence

Salah satu bukti fisik dari PT Mastah Shoes adalah produk yang ditawarkannya itu sendiri, yaitu sepatu lari.

Selain produk fisik, PT Mastah Shoes juga mempunyai logo, brosur, souvenir, toko fisik, kemasan produk, gudang, dan bentuk fisik lainnya untuk membuktikan keberadaan PT Mastah Shoes.

6. Membuat SOP

Dalam rangka untuk mempermudah proses perencanaan produk sampai dengan produk dikonsumsi oleh para konsumen, PT Mastah Shoes membutuhkan Standar Operasional Prosedur (SOP).

SOP ini sangatlah penting, hal tersebut karena untuk memastikan semua produk yang dihasilkan oleh PT Mastah Shoes mempunyai kualitas yang sama.

Dengan demikian seluruh tenaga kerja PT Mastah Shoes harus bisa memahami SOP yang sudah dibuat, supaya dapat memberikan pengalaman yang baik kepada para konsumen.

7. Merekrut Sumber Daya Manusia

Untuk menjalankan kegiatan operasionalnya PT Mastah Shoes tentu saja membutuhkan Sumber Daya Manusia (SDM).

Beberapa posisi pekerjaan yang akan dibuka adalah tim perancang sepatu, tim HR and office operation, tim marketing, tim customer service, dan juga tim finance.

Kemudian untuk seluruh tenaga kerja pengrajin sepatu, PT Mastah Shoes akan memakai outsourcing ke tempat pengrajin sepatu yang terpercaya.

Akhir Kata

Demikianlah sedikit pembahasan tentang marketing mix atau bauran pemasaran. Semoga artikel ini bisa bermanfaat dan bisa menambah wawasan kamu.

Apabila ada kritik, saran, atau pertanyaan silahkan sampaikan di kolom komentar. Terimakasih.

Tinggalkan komentar