Pasar (Market)

Keberadaan pasar (market) dalam kehidupan sehari – hari tentunya sangat lah penting.

Hal tersebut dikarenakan jika terdapat kebutuhan yang tidak bisa dipenuhi atau dihasilkan sendiri,  maka kebutuhan tersebut bisa didapatkan di pasar.

Di tempat tersebut para konsumen atau pembeli untuk berbelanja dan juga memenuhi berbagai macam kebutuhannya dengan membawa sejumlah dana atau uang yang digunakan untuk membayar.

Para konsumen tersebut membeli atau berbelanja barang atau jasa kepada penjual.

Nah, untuk lebih memahami tentang market, Yuk simak pembahasan-nya dalam artikel ini!

Pengertian Pasar

Pasar adalah suatu tempat yang digunakan untuk melakukan kegiatan jual beli barang atau jasa dengan jumlah penjual lebih dari satu baik yang disebut dengan pusat perbelanjaan, pertokoan, mall, plaza, pusat perdagangan, pasar tradisional, atau sebutan lainnya.

Pada prinsipnya seluruh kegiatan yang terjadi di dalamnya berdasarkan dengan adanya kebebasan dalam bersaing, baik itu untuk pembeli atau pun untuk penjual.

Penjual memiliki kebebasan untuk menentukan barang atau jasa apa yang seharusnya mereka produksi serta mereka distribusikan.

Sedangkan bagi pembeli atau konsumen memiliki kebebasan untuk membeli dan juga memilih barang atau jasa yang sesuai dengan kebutuhan serta tingkat daya beli mereka.

Dengan kata lain sebagai suatu tempat atau proses terjadinya interaksi antara permintaan yang berasal dari pembeli dan penawaran yang berasal dari penjual, oleh karena itu akan bisa ditetapkan harga keseimbangan atau harga pasar dan jumlah yang diperdagangkan.

Sehingga di dalam pasar terdapat berbagai macam sistem, institusi, prosedur, hubungan sosial, dan juga infrastruktur yang mendukung dalam seluruh kegiatan yang ada di dalamnya.

Pada umumnya pengertian dari pasar ini berdasarkan 2 pemahaman, yaitu pemahaman klasik dan modern.

Pada pemahaman klasik, diartikan sebagai suatu tempat untuk mempertemukan penjual dan pembeli untuk melakukan pertukaran barang dan atau jasa dengan menggunakan alat tukar (uang).

Sedangkan pada pemahaman modern, diartikan sebagai media yang bisa mewadahi operasi permintaan dan penawaran atas suatu barang atau jasa atau sumber daya.

 

Pengertian Pasar Menurut Para Ahli

Supaya bisa lebih memahami tentang pengertian dari pasar, berikut ini merupakan beberapa pendapat yang disampaikan oleh para ahli.

Adimarwan A Karim (2010:6)

Dalam bukunya yang berjudul “Ekonomi Mikro Islam”, Adimarwan A Karim menjelaskan bahwa:

“Pasar adalah tempat atau keadaan yang mempertemukan antara permintaan (pembeli) atau penawaran (penjual) untuk setiap jenis barang, jasa, atau sumber daya.”

Johan Arifin (2009:161)

Dalam bukunya yang berjudul “Etika Bisnis Islam”, Johan Arifin menjelaskan bahwa:

“Pasar adalah tempat pertemuan antara penjual dan pembeli, atau saling bertemu-nya antara kekuatan permintaan dan penawaran untuk membentuk suatu harga.”

Agus Suroto (1993:4)

  • Secara Fungsional

“Pasar adalah suatu tempat, dimana terjadi proses tukar menukar, dan proses tukar menukar tersebut berlangsung jika sejumlah penjual dan pembeli berkomunikasi satu sama lain, dan akhirnya mempunyai keputusan untuk memindahtangankan barang yang diperjualbelikan kepada masyarakat pembeli.”

  • Secara Sosial Ekonomi

“Pasar adalah suatu pusat sosial ekonomi suatu lingkungan, dimana penduduk dapat memenuhi kebutuhannya, terutama kebutuhan akan berbagai barang pokok sehari – hari atau kebutuhan akan berbagai jasa dalam bentuk eceran.”

  • Secara Pelayanan

“Pasar adalah sarana umum yang ditetapkan oleh pemerintah sebagai tempat transaksi jual beli umum, dimana para penjual secara teratur dan langsung memperdagangkan barang dan jasa dengan mengutamakan adanya berbagai barang kebutuhan hidup sehari – hari.”

 

Ciri – Ciri Pasar

Berikut ini merupakan beberapa ciri atau karakteristik dari pasar.

  1. Ada penjual dan calon pembeli.
  2. Ada jasa dan atau barang yang akan dijual.
  3. Ada proses permintaan dan juga penawaran oleh pembeli dan penjual.
  4. Ada interaksi antara pembeli dan penjual baik secara langsung ataupun tidak langsung.
  5. Transaksi dapat dilakukan jika terdapat kesepakatan antara penjual dan pembeli.

 

Fungsi Pasar

Pasar mempunyai beberapa fungsi diantaranya sebagai berikut.

1. Menetapkan Nilai

Dalam ekonomi pasar, harga adalah suatu alat yang digunakan untuk mengukur nilai.

Terdapat suatu pertanyaan “barang atau jasa apakah yang akan diproduksi?”. Hal tersebut adalah suatu permasalahan yang sudah ada sejak berabad – abad.

Jawaban yang bisa menjawab pertanyaan tersebut adalah “hal tersebut tentunya ditentukan oleh konsumen”.

Selain itu adalah sejauh mana kemampuan atau daya beli dari konsumen untuk membeli barang atau jasa yang di produksi tersebut.

Dengan kata lain sebagai tempat bertemu-nya antara penjual dan pembeli yang selanjutnya saling melakukan tawar – menawar dan akhirnya membuat keputusan atau kesepakatan harga.

Harga atau nilai tersebut adalah suatu hasil dari proses jual beli yang terjadi.

2. Pengorganisasi Produk

Pasar mengorganisasikan produk, caranya adalah dengan melalui faktor biaya.

Dalam teori harga dapat diasumsikan bahwa produsen atau penjual akan menggunakan metode produksi yang paling efisien.

Atau dari beberapa pilihan metode produksi, pengusaha (orang yang mengorganisasi produksi) akan memilih metode yang bisa mengoptimalkan rasio antara output produk dengan input sumber daya yang diukur dengan menggunakan uang.

Fungsi ini lah yang dapat menjawab pertanyaan “bagaimana cara menghasilkan barang dan atau jasa?”.

3. Mendistribusikan Produk

fungsi yang ke-3 ini memudahkan para produsen dalam mendistribusikan barang dan atau jasa kepada konsumen baik secara langsung atau pun tidak langsung.

Pendistribusian barang dan atau jasa dari produsen kepada konsumen tentunya akan berjalan dengan lancar jika pasar berfungsi dengan baik.

4. Promosi

Dalam hal ini pasar adalah tempat yang bisa digunakan oleh produsen atau penjual untuk memperkenalkan atau mempromosikan produknya kepada konsumen.

Hal tersebut karena konsumen akan berdatangan untuk berkunjung dengan tujuan mencari sesuatu untuk memenuhi kebutuhannya.

5. Menyelenggarakan Penjatahan

Perlu di ketahui penjatahan adalah inti dari terbentuknya atau terjadinya harga. Hal tersebut dikarenakan penjatahan akan membatasi konsumsi dari produksi yang tersedia.

6. Menyediakan Barang dan Jasa Untuk Masa Depan

Dalam hal ini pasar mempunyai peranan sebagai fasilitator dalam melakukan pengelolaan tabungan dan investasi.

Tabungan dan juga investasi adalah suatu upaya atau usaha untuk mempertahankan dan mencapai kemajuan perekonomian.

 

Pelaku Pasar

Berikut ini merupakan para pelaku yang melaksanakan kegiatan pasar.

1. Pedagang / Penjual / Produsen

Pedagang adalah pihak ke-3 yang melakukan aktivitas dengan memproduksi, menjual dan atau membeli barang atau jasa yang menggunakan pasar sebagai tempat pelaksanaan kegiatannya.

Pedagang mempunyai peranan dalam melayani konsumen, mereka mempunyai hak untuk memiliki berbagai barang dan atau jasa yang dipasarkan walaupun kepemilikannya tidak secara fisik.

2. Pembeli / Konsumen

Pembeli atau konsumen adalah seluruh golongan yang datang dengan tujuan untuk memperoleh sesuatu yang menjadi kebutuhannya dengan harga yang murah dan dengan pelayanan secara langsung atau pun tidak langsung.

Konsumen ini datang atau berasal dari berbagai tempat dan berbagai status serta berperan sebagai yang dilayani atau yang mendapatkan pelayanan.

3. Penunjang

Penunjang pasar antara lain:

  • Pemerintah, yang mempunyai peran sebagai pemberi izin.
  • Lembaga keuangan, yang mempunyai peranan sebagai stimulus atau memperlancar kegiatan yang ada di dalam pasar.
  • Dan pengelola pasar.

 

Jenis – Jenis Pasar

Berikut ini merupakan beberapa klasifikasi atau jenis dari pasar.

1. Pasar Berdasarkan Bentuk kegiatan

  • Pasar Nyata

Adalah jenis market yang dimana terdapat berbagai macam jenis barang dan atau jasa yang diperjualbelikan serta bisa dibeli oleh pembeli secara langsung. Contohnya seperti swalayan, mall dan lain sebagainya.

  • Pasar Abstrak

Adalah jenis market yang dimana terdapat para penjual yang tidak menawarkan berbagai jenis barang serta tidak membeli secara langsung, tapi hanya memakai surat dagangan saja.

Contohnya seperti capital market, online market, money market, dan lain sebagainya.

2. Berdasarkan Transaksi

  • Pasar Tradisional

Adalah market yang mempunyai sifat tradisional yang dimana para pembeli dan juga penjual bisa saling melakukan tawar – menawar secara langsung.

Berbagai barang yang diperjualbelikan pada umumnya adalah barang kebutuhan pokok sehari – hari.

  • Pasar Modern

Adalah market yang mempunyai sifat modern yang dimana pembeli tidak bisa melakukan penawaran harga terhadap barang yang dijual.

Tempat kegiatan dari modern market adalah di plaza, mall, supermarket, dan lain sebagainya.

Dalam modern market penjual dan pembeli tidak bertransaksi secara langsung melainkan pembeli akan melihat label harga yang sudah tercantum di dalam barang atau barcode.

3. Berdasarkan Jenis Barang

  • Pasar Barang Konsumsi

Adalah market yang menyediakan atau memperjualbelikan berbagai macam barang yang bisa dikonsumsi guna untuk memenuhi kebutuhan hidup manusia.

  • Pasar Sumber Daya Produksi

Adalah market yang menyediakan atau memperjualbelikan berbagai macam faktor produksi. Misalnya seperti, tenaga kerja, bahan baku, mesin – mesin, tenaga ahli, dan lain sebagainya.

4. Berdasarkan Waktu

  • Pasar Harian

Adalah market yang dimana terdapat kegiatan jual beli antara penjual dengan pembeli yang dilakukan setiap hari.

Pada umumnya menjual berbagai macam barang kebutuhan konsumsi, jasa, bahan mentah, produksi, dan lain sebagainya.

  • Pasar Mingguan

Adalah market yang dilakukan dalam waktu satu minggu sekali. Jenis market ini sering sekali dilaksanakan di pedesaan.

  • Pasar Bulanan

Adalah market yang dilakukan dalam waktu satu bukan sekali. Biasanya pembeli yang ada di market tersebut membeli barang tertentu dan kemudian dijual kembali. Contohnya adalah pasar hewan.

  • Pasar Tahunan

Adalah market yang dilakukan dalam waktu satu tahun sekali. Pada umumnya mempunyai sifat nasional dan dimanfaatkan sebagai ajang untuk mempromosikan produk baru.

Contohnya seperti, Pameran Pembangunan, Pekan Raya Jakarta, dan lain sebagainya.

  • Pasar Temporer

Adalah market yang dilakukan dalam kurun waktu tertentu dan dapat dilakukan secara tidak rutin.

Biasanya diselenggarakan guna memeriahkan atau merayakan suatu peristiwa tertentu. Contohnya seperti bazar.

5. Berdasarkan Luas Distribusi

  • Pasar Daerah

Adalah market yang membeli dan juga menjual produk dalam 1 daerah yang sama dimana produk tersebut dihasilkan atau dibuat.

Dengan kata lain bahwa jenis market ini melayani permintaan dan juga penawaran hanya dalam 1 daerah saja.

  • Pasar Lokal

Adalah market yang membeli dan juga menjual produk dalam 1 kota yang sama dimana produk tersebut dihasilkan.

Dengan kata lain bahwa jenis market ini hanya melayani permintaan dan juga penawaran dalam 1 kota saja.

  • Pasar Nasional

Adalah market yang membeli dan menjual produk dalam 1 negara yang sama dimana produk tersebut dihasilkan.

Dengan kata lain bahwa jenis market ini hanya melayani permintaan dan juga penawaran yang ada di dalam negeri atau nasional saja.

  • Pasar Internasional

Adalah market yang membeli dan menjual produk dari berbagai negara. Dengan kata lain jenis market ini mempunyai jangkauan permintaan dan penawaran ke seluruh dunia.

6. Berdasarkan Jenis Dagangan

  • Pasar Umum

Adalah market yang menjual beli kan beraneka ragam barang dan atau jasa. Terdapat beberapa jenis barang dagangan yang di jual beli kan, yaitu sebagai berikut.

Golongan A terdiri dari logam mulia, permata, batu mulia, dan tekstil.

Golongan B terdiri dari berbagai bahan kimia, obat – obatan, batik, konfeksi, pakaian tradisional, kerajinan, barang kelontong, plastik, barang pecah belah, bahan bangunan, daging, ikan, dan berbagai bumbu.

Golongan C terdiri dari warung makan, jajan pasar, beras, tepung terigu, jagung, ketan, gula pasir, kopi, teh, buah – buahan, jahe, dan minyak goreng.

Golongan D terdiri dari barang bekas, gerabah, dan alat – alat elektronik.

  • Pasar Khusus

Adalah market yang menjual beli kan hanya satu jenis barang dagangan saja. Misalnya seperti pasar hewan, pasar sepeda, dan lain sebagainya.

Berikut ini merupakan penggolongan jenis barang dagangan yang di jual belikan.

Golongan A terdiri dari kendaraan bermotor, ternak, sepeda.

Golongan B terdiri dari tanaman, bahan bangunan, hasil bumi, dan furniture.

  • Pasar Tempel

Adalah market yang secara formal tidak diakui dan juga tidak dikelola oleh pemerintah daerah, namun secara fungsional sudah mempunyai peran sebagai market dengan wilayah pelayanan tertentu.

7. Berdasarkan Bentuk dan Struktur

  • Pasar Persaingan Sempurna

Adalah market yang dimana terdapat banyak pembeli dan juga penjual serta pembeli dan penjual mengetahui keadaan yang ada di pasar. Berikut ini merupakan ciri – cirinya.

1Barang yang diperjual belikan mempunyai sifat homogen atau sejenis.
2Pembeli dan juga penjual mempunyai banyak informasi tentang kondisi market.
3Ada bayak penjual dan juga penjual.
4Harga sudah ditentukan oleh market.
5Seluruh faktor produksi bisa dengan bebas keluar masuk market.
6Tidak adanya campur tangan dari pemerintah.
  • Pasar Persaingan Tidak Sempurna

Adalah market yang terdiri dari sedikit penjual dan terdapat banyak pembeli. Dengan sedikitnya jumlah penjual dan banyak nya jumlah pembeli, maka penjual dapat menentukan harga barang dan atau jasa yang dijual nya.

Barang yang diperjual belikan juga beraneka ragam. Jenis market ini terdiri dari:

Pasar monopoli, adalah market yang terjadi pada saat semua penawaran terhadap suatu barang dan atau jasa sudah dikuasai oleh salah seorang atau kelompok penjual.

Pasar monopolistik, adalah market dengan banyak penjual dan pembeli yang menjual atau menghasilkan barang sejenis namun berbeda corak. Misalnya seperti sabun, pasta gigi, minyak goreng, dan lain sebagainya.

Pasar oligopoli, adalah market yang terdiri dari beberapa penjual yang menjual suatu barang dan atau jasa tertentu, sehingga penjual yang satu dengan yang lainnya bisa mempengaruhi harga.

Misalnya seperti perusahaan rokok, penjual mobil, dan sepeda motor.

 

Unsur Kegiatan Utama dalam Pasar

Dalam suatu pasar tentunya kegiatan utama nya adalah jual beli. Berbagai unsur kegiatan yang dapat menunjang pelayanan jual beli adalah sebagai berikut.

1. Distribusi Barang

Aktivitas tersebut adalah suatu usaha mensuplai barang dagangan dari tempat asal ke lokasi pasar dan dari tempat penurunan barang ke setiap tempat penjualan.

2. Penyimpanan Barang

Pada umumnya jumlah barang atau satuan barang yang dijual oleh pedagang kecil tidak lah banyak, maka dari itu penyimpanan barang belum membutuhkan ruang dengan pembatas khusus dan bisa dilihat oleh para pengunjung.

Untuk para pedagang atau penjual grosir sebagian besar barang dagangannya disimpan di dalam gudang, sedangkan yang dipajang hanya sebagian kecil saja.

3. Penyajian Barang

Dalam perdagangan eceran, berbagai barang dagangan akan disajikan. Hal tersebut tentunya bertujuan untuk membuat sebanyak mungkin calon pembeli atau konsumen bisa melihat dan memilih barang yang diinginkan.

Penyajian barang dagangan ini lah sebagai media awal antara penjual dengan pembeli menjalin komunikasi.

Untuk berbagai barang yang disajikan secara eceran atau pun grosir, terdapat beberapa kemungkinan dalam penyajian, yaitu sebagai berikut.

1Table Fixture = meja – meja menerus atau memanjang.
2Counter Fixture = almari rendah.
3Cases Fixture = almari transparan, rak dari kaca, strimin, atau kaca.
4Box Fixture = kotak – kotak terbuka.
5Black Fixture = rak atau almari yang transparan yang juga mempunyai
fungsi sebagai tempat penyimpanan.
6Peralatan Sederhana = keranjang, bakul, kaleng, periuk, dan lain sebagainya.

4. Kegiatan Jual Beli

Sifat kegiatan jual beli yang ada di pasar adalah langsung berhadapan antara penjual dengan pembeli yang biasanya disertai dengan proses tawar menawar, namun kegiatan tersebut juga bisa dilakukan secara tidak langsung pada zaman modern saat ini.

Dalam kegiatan jual beli yang ada di market terjadi pengelompokkan komunikasi linier untuk memanfaatkan jalur dan konsentrasi pembeli.

Tapi seringkali penjual melayani pembeli dengan posisi berdiri, duduk, bersila, dan lain sebagainya, sedangkan pembeli berdiri tegak untuk mengamati dan memilih barang dagangan yang akan dibeli.

 

Fasilitas Fisik Utama Pasar

Fasilitas fisik utama dari aktivitas perpasaran adalah ruang jual beli. Ruang jual beli tersebut dapat dikelompokkan menjadi:

1. Ruang Terbuka

Ruang terbuka adalah ruang yang tidak tertutup oleh atap dan dinding – dinding pembatas.

Ruangan terbuka ini pada pasar kecil umumnya berupa halaman dan ruang – ruang diantara los – los (bangunan permanen) atau bango –bango (bangunan sementara) yang cukup luas digunakan untuk berjualan.

Pada pasar kota (modern) ruang terbuka biasanya tersedia dengan landscaping, taman – taman, patung, dekorasi, dan lain sebagainya.

2. Ruang Tertutup

Yang dimaksud ruang tertutup disini adalah tertutup atau terlindungi pada bagian atap nya dan tidak ditutup atau dibatasi oleh dinding pembatas ruangan. Biasanya terdiri dari.

  • Los – Los

Adalah berbagai bangunan permanen yang panjang dengan lantai yang terbuat dari beton atau plesteran yang dimana para penjual duduk untuk melayani pembeli dan tidak memiliki atap.

  • Bango – Bango

Adalah berbagai bangunan darurat yang pada umumnya terbuat dari bambu dengan menggunakan atap seng atau genting dan dengan lantai tanah.

Dalam melakukan pelayanan kepada pembeli, penjual akan duduk lesehan diatas tikar.

  • Ruang Tertutup

Ruang yang tertutup yang dimaksud adalah suatu ruangan yang tertutup oleh atap dan juga dinding permanen.

Ruang jual beli tertutup ini terdiri dari kios – kios yang berderet sepanjang tepi market yang biasanya menghadap ke arah luar, yang sekaligus berfungsi sebagai pagar dari luar market.

Akhir Kata

Demikianlah sedikit pembahasan mengenai pasar (market). Semoga artikel ini bisa bermanfaat dan bisa menambah wawasan kamu. Jika ada kritik, saran, atau pertanyaan silahkan sampaikan di kolom komentar. Terimakasih.

Tinggalkan komentar