Pasar Monopoli

Bagi kebanyakan yang kurang memahami ilmu ekonomi orang pasar monopoli (monopoly market) dipandang dan diartikan dengan negatif.

Padahal ada pula sebagian praktek monopoli yang mempunyai tujuan baik, yaitu untuk menghindari praktek monopoli yang merugikan masyarakat pada umumnya.

Misalnya seperti Perusahaan Listrik Negara (PLN) yang menyediakan listrik di Indonesia, tentunya hal tersebut sangat membantu bagi masyarakat yang kurang mampu untuk dapat menikmati listrik dengan biaya yang murah.

Oke untuk lebih memahami tentang pasar monopoli, Yuk simak pembahasan-nya dalam artikel ini dengan seksama.

Pengertian Monopoli

Kata monopoli berasal dari bahasa Yunani yaitu “monos” yang mempunyai arti satu dan “polein” yang berarti menjual.

Berikut ini merupakan beberapa pendapat para ahli mengenai pengertian monopoli.

Yusuf Qardhawi dalam bukunya yang berjudul “Darulqiyam Wal Akhlaq fil Iqtishodil Islami” tahun 1995 halaman 293 berpendapat bahwa;

“Monopoli adalah menahan barang untuk tidak beredar di pasar, supaya naik harganya.”

Boediono dalam bukunya yang berjudul “Ekonomi Mikro” tahun 1998 halaman 125 berpendapat bahwa:

“Monopoli adalah suatu keadaan yang dimana di dalam pasar hanya terdapat satu penjual sehingga tidak ada pihak lain yang menjadi saingan.”

T Gurito dalam bukunya yang berjudul “Kamus Ekonomi Bisnis Perbankan” tahun 1997 halaman 272 berpendapat bahwa:

“Monopoli adalah penguasaan tunggal oleh satu – satu nya atau beberapa pemasok (baik pembuat atau penjual) atas suatu wilayah pasar atau industri tertentu.”

Sedangkan menurut UU pasal 1 ayat 1 No 5 tahun 1999 menyebutkan bahwa:

“Monopoli adalah penguasaan atas produksi dan atau pemasaran barang atau jasa atas penggunaan jasa tertentu oleh satu pelaku usaha atau satu kelompok pelaku usaha.”

 

Pengertian Pasar Monopoli

Oke, dari beberapa pendapat yang disampaikan oleh para ahli yang sudah disebutkan tersebut bisa diambil kesimpulan bahwa:

Pengertian pasar monopoli adalah pasar yang dimana terjadi penguasaan terhadap produksi dan juga pemasaran dari suatu produk tertentu oleh satu orang atau kelompok penjual .

Atau dengan kata lain pengertian pasar monopoli adalah suatu hubungan antara permintaan dan juga penawaran yang dikuasai oleh satu orang atau kelompok pelaku ekonomi terhadap seluruh permintaan konsumen.

Yang menentukan harga pada pasar ini adalah seorang penjual yang biasa disebut dengan sebutan monopolis.

Sebagai pihak yang menentukan harga (price maker), maka seorang monopolis akan bisa menaikkan atau menurunkan harga.

Cara mereka melakukan hal tersebut adalah dengan menentukan jumlah produk yang akan diproduksi.

Semakin sedikit produk yang diproduksi, maka akan semakin mahal harga produk tersebut.

Begitu pula sebaliknya semakin banyak produk yang diproduksi, maka akan semakin murah harga suatu produk.

Meskipun begitu, monopolis juga mempunyai keterbatasan dalam menentukan harga.

Jika penentuan harga sangat mahal, maka orang akan melakukan penundaan pembelian atau berupaya untuk mencari atau membuat produk pengganti (substitution).

 

Faktor Terjadinya Pasar Monopoli

Berikut ini merupakan beberapa faktor yang menjadi penyebab terjadinya pasar monopoli.

1. Perusahaan Mempunyai Sumber Daya Eksklusif

Jika suatu perusahaan atau organisasi bisnis mempunyai dan menguasai sumber daya yang tidak dimiliki dan dikuasai oleh organisasi bisnis lainnya, maka hal tersebut berarti organisasi bisnis yang menguasai sumber daya tersebut lah yang dapat menghasilkan produk.

Oleh karena itu, di pasar organisasi bisnis tersebutlah yang hanya bisa memproduksi dan menjual suatu produk tertentu.

Contohnya seperti, NASA dari Amerika Serikat yang membuat roket. Sebelum Cina dan konsorsium Inggris dan Prancis bisa membuat roket untuk membawa satelit ke orbit-nya, NASA pada saat ini me-monopoli untuk usaha ini.

Dalam contoh tersebut dapat disimpulkan bahwa NASA mempunyai kemampuan efisiensi yang masih belum bisa ditiru, penguasaan bahan baku, dan penguasaan teknologi serta tenaga ahli.

2. Kebijakan Pemerintah / Hak Eksklusif

Pemerintah tentunya dapat memberikan hak kepada suatu organisasi atau perorangan untuk melakukan monopoli.

Tujuan pemerintah tersebut supaya organisasi bisnis atau perorangan tersebut untuk memproduksi suatu produk yang dianggap penting bagi pemasukan industri dalam negeri.

Oleh karena hal tersebut pemerintah akan memberikan jaminan dalam bentuk peraturan dengan tenggang waktu yang relatif lama.

Artinya selama masa pemberian hak monopoli tersebut, hanya organisasi bisnis atau perorangan yang ditunjuk saja lah yang bisa menghasilkan, menyediakan, dan menggandakan suatu produk.

Misalnya seperti PT Bogasari yang ditunjuk oleh pemerintah untuk melakukan monopoli tepung terigu (import).

Bagi perusahaan tersebut kebijakan dalam menentukan harga berada di tangan pemerintah, sedangkan untuk kegiatan pemasaran-nya dilakukan oleh perusahaan.

3. Amanat Undang – Undang

Di Indonesia terdapat beberapa produk atau sumber daya yang hanya dikuasai atau di monopoli oleh negara.

Berdasarkan UUD 1945 Pasal 33 ayat 2, menyebutkan bahwa:

“Cabang – cabang produksi yang penting bagi negara dan yang menguasai hajat hidup orang banyak dikuasai oleh negara.”

Berdasarkan UUD 1945 Pasar 33 ayat 3, menyebutkan bahwa:

“Bumi dan air dan kekayaan alam yang terkandung di dalam nya dikuasai oleh negara dan dipergunakan untuk sebesar – besar kemakmuran rakyat.”

Ke 2 pasal tersebut berarti bahwa negara menguasai dalam bentuk atau dengan melalui perusahaan negara yang ditunjuk untuk mengelolanya, dengan ketentuan harga dan juga kebijakan pemasaran berada di tangan pemerintah.

Contoh dari perusahaan negara yang melakukan monopoli adalah PT PLN.

4. Dapat Menikmati Skala Ekonomi

Pada saat sekarang ini perkembangan teknologi berkembang sangat pesat, hampir pada seluruh bidang ekonomi memanfaatkan teknologi.

Pemanfaatan teknologi tersebut akan membuat proses produksi menjadi lebih efisien, yang hanya bisa dilakukan jika jumlah produksi yang dilakukan besar dan meliputi hampir semua produksi yang dibutuhkan di dalam pasar.

Kondisi tersebut menjelaskan bahwa suatu organisasi bisnis atau perorangan hanya akan bisa menikmati skala ekonomi maksimal jika tingkat produksinya besar.

Pada saat organisasi bisnis atau perorangan telah berhasil mencapai kondisi yang dimana biaya produksi mencapai minimal dam jumlah produksi hampir menyamai jumlah permintaan yang ada di pasar.

Maka dengan begitu organisasi bisnis atau perorangan tersebut dapat menurunkan harga barangnya jika melakukan produksi dalam jumlah besar.

Hal tersebut akan menyebabkan organisasi bisnis atau perseorangan yang baru atau masih kecil tidak akan bisa untuk bersaing dengan organisasi bisnis atau perseorangan yang sudah mempunyai modal besar dan sudah berpengalaman.

Baca Juga: Pasar Oligopoli

 

Jenis – Jenis Pasar Monopoli

Terdapat beberapa jenis pasar monopoli, yaitu sebagai berikut.

1. Pasar Monopoli Alamiah

Adalah pasar monopoli yang disebabkan oleh sesuatu yang alami. Monopoli tersebut terjadi karena suatu pihak mempunyai kondisi atau situasi alam yang khas dan tidak dimiliki oleh pihak lainnya.

Misalnya seperti tanah yang subur, iklim yang sejuk dan cocok untuk semua jenis makhluk hidup, atau mempunyai sumber tambang yang melimpah.

Monopoli jenis ini hanya dimiliki oleh beberapa daerah saja. Contohnya seperti di daerah Papua yang memiliki monopoli pada bidang logam mulia emas.

Yang dimana daerah Papua mampu melakukan ekspor emas yang berada di daerahnya.

Kemudian di daerah Tulungagung yang mempunyai marmer unik dan tidak dapat ditiru oleh pihak mana pun.

Di daerah Kalimantan dengan sumber daya rotan-nya yang sudah terkenal dengan kualitasnya yang baik, dan lain sebagainya.

2. Pasar Monopoli Masyarakat

Berbeda hal nya dengan pasar monopoli alamiah yang di dasar kan pada kondisi alam yang dimiliki oleh suatu daerah.

Monopoli masyarakat ini dapat terjadi berdasarkan kondisi masyarakat. Yaitu pada saat masyarakat memberikan suatu kepercayaan secara penuh dan khusus terhadap suatu produk.

Oleh karena itu pada saat masyarakat sudah merasa nyaman, cocok, dan sesuai dengan produk tertentu, maka organisasi bisnis atau perseorangan tersebut mampu menguasai pasar.

Hal tersebut dikarenakan masyarakat akan berlangganan dan tidak akan berpindah ke pihak lainnya.

Misalnya seperti merek sepatu X mempunyai kualitas yang sangat baik, unik, nyaman digunakan, elastis, dan lain sebagainya yang membuat masyarakat percaya pada produk tersebut.

Kepercayaan tersebut lah yang membuat masyarakat tidak akan berpindah ke merek lain atau produk lain.

Oleh karena itu produk tersebut bisa melakukan monopoli terhadap produk sejenis yang sudah ada.

3. Monopoli Undang – Undang

Jenis monopoli yang terakhir adalah monopoli undang – undang. Sama hal nya dengan nama nya, monopoli jenis ini dikarenakan adanya peraturan yang berasal dari kebijakan pemerintah dalam bentuk undang – undang.

Terdapat beberapa bentuk monopoli undang – undang, yaitu sebagai berikut.

  • Monopoli Negara

Monopoli jenis ini ada dengan alasan untuk melindungi seluruh aset berharga dan juga berkaitan dengan hajat hidup orang banyak serta bisa memberikan pelayanan pada kepentingan umum.

Oleh karena nya diwujudkan oleh pemerintah dengan membangun suatu organisasi bisnis besar yang bisa melayani masyarakat dalam kepentingannya.

Contohnya seperti PT PLN yang bergerak pada bidang pelayanan listrik, Pertamina yang melayani pada bidang bahan bakar minyak, dan lain sebagainya.

Hal tersebut disebut dengan monopoli dikarenakan tidak ada satu pihak pun yang dapat menyaingi atau pun merebut kedudukan organisasi bisnis negara di bidang nya.

  • Hak Cipta

Hak cipta adalah suatu perlindungan yang diberikan kepada suatu badan atau individu yang mempunyai bakat dan mempunyai sebuah karya atau pun produk yang dapat mempengaruhi atau bermanfaat bagi orang banyak.

Hak cipta adalah hak khusus yang diberikan bagi mereka yang menciptakan atau membuat suatu karya untuk mengumumkan atau memperbanyak hasil karya nya.

Hak cipta diberikan pada beberapa bidang diantaranya yaitu ilmu pengetahuan, kesenian, kesusastraan, dan lain sebagainya.

Hak ini tidak berlaku selamanya, namun mempunyai masa berlaku. Hak ini lah yang menjadikan hasil karya tidak akan ditiru atau diperbanyak oleh pihak lain tanpa izin dari pihak yang bersangkutan.

  • Hak Paten

Hak paten ini hampir sama seperti hak cipta, bedanya adalah hak paten diberikan kepada mereka yang berhasil menemukan sebuah teknologi baru baik berbentuk proses produksi atau hasil produksi atau pun perpaduan dari kedua hal tersebut.

Hak paten mempunyai fungsi untuk melindungi hasil ciptaan atau penemuan suatu pihak dari pihak lain yang tidak bertanggung jawab.

Contoh dari hak paten misalnya seperti, hak perlindungan yang dimiliki oleh Microsoft atas penemuan berbagai teknologi canggihnya terutama dalam software.

  • Hak Merek

Hak merek adalah suatu hak yang diberikan untuk memberikan tanda atau nama kepada suatu produk, baik itu berupa barang atau pun jasa yang mempunyai tujuan untuk membedakan dengan merek yang lainnya.

Hak ini dapat diberikan pada saat suatu merek sudah di daftarkan ke Direktorat Jenderal Paten, Merek, dan Hak Cipta.

Ketika sudah di daftarkan, maka merek tersebut sudah tidak bisa dan tidak boleh ditiru oleh pihak lain.

 

Ciri – Ciri Pasar Monopoli

Berikut ini merupakan beberapa ciri – ciri dari pasar monopoli.

1. Terdapat Satu Penjual dan Banyak Pembeli

Dalam pasar monopoli hanya terdapat satu penjual dan banyak pembeli. Hal tersebut tentunya para pembeli atau konsumen tidak mempunyai pilihan lain.

Yang berakibat penjual atau produsen dengan bebas menentukan berbagai syarat penjualan kepada konsumen, dan konsumen tidak bisa berbuat sesuatu dalam menentukan syarat jual beli.

2. Bersifat Close Substitution

Bersifat close substitution artinya adalah barang atau jasa yang dihasilkan tidak bisa diperoleh dari tempat lain.

Barang atau jasa yang diperjualbelikan adalah satu – satu nya barang atau jasa yang ada, tidak ada yang mirip.

3. Harga Ditentukan oleh Penjual

Karena organisasi bisnis atau perorangan yang melakukan monopoli adalah satu –satu nya penjual yang ada di dalam pasar, maka yang berperan sebagai penentu harga adalah penjual.

Oleh karena itu, organisasi bisnis atau perorangan yang melakukan monopoli akan dipandang sebagai penentu harga (price maker).

Dengan melakukan pengendalian terhadap produksi dan jumlah produk yang ditawarkan, maka perusahaan yang melakukan monopoli akan bisa menentukan harga pada tingkat yang diinginkan.

4. Ada Rintangan bagi Penjual Baru

Bagi penjual atau produsen yang baru memasuki bidang usaha tertentu tentunya akan mengalami kesulitan untuk bersaing.

Ciri ini adalah sifat utama yang menjadi penyebab munculnya pasar monopoli, tanpa ciri ini pasar monopoli tidak akan terwujud.

Karena jika tidak ada hambatan atau rintangan tersebut, maka pada akhirnya akan terdapat beberapa organisasi bisnis atau perseorangan yang ada di dalam pasar.

5. Tidak Membutuhkan Promosi

Karena organisasi bisnis atau perseorangan yang melakukan monopoli adalah satu – satu nya yang ada di dalam pasar, maka tidak lagi membutuhkan promosi atau iklan.

Tidak adanya saingan maka akan menyebabkan seluruh pembeli yang membutuhkan produk nya akan membeli pada nya.

Walaupun organisasi bisnis atau perseorangan yang melakukan monopoli tersebut membuat promosi, maka promosi atau iklan tersebut bukan bertujuan untuk menarik pembeli, namun untuk memelihara hubungan baik dengan masyarakat.

 

Kelebihan dan Kekurangan Pasar Monopoli

Berikut ini adalah beberapa kelebihan dan kekurangan dari pasar monopoli.

Kelebihan
1Perusahaan yang melakukan monopoli mendapatkan keuntungan yang
besar, sehingga mempunyai dana yang cukup untuk melakukan penelitian
dan pengembangan.
2Terdapat efisiensi usaha, karena skala produksi yang dilakukan besar.
3Menghindari berbagai produk tiruan dan pesaing yang tidak bermanfaat.
4Mendorong pemakaian berbagai mesin yang mempunyai teknologi tinggi
atau mendorong adanya inovasi.
5Terjadinya kesinambungan stabilitas perusahaan.
Kekurangan
1Menyebabkan distribusi pendapatan menjadi tidak merata.
2Hak eksklusif yang diberikan kepada suatu organisasi bisnis atau
perorangan tunggal tidak menjamin penetapan harga pada tingkat rendah.
3Masyarakat tidak mempunyai banyak pilihan dalam melakukan konsumsi
barang dan jasa, hanya terbatas pada hasil produksi dari perusahaan
yang melakukan monopoli.
4Terdapat pelecehan terhadap konsumen.
5Tidak adanya persaingan dapat menyebabkan rendahnya kualitas dan
juga kuantitas produk yang diproduksi.
6Mengurangi tingkat kesejahteraan masyarakat atau konsumen.

 

Peran Pemerintah dalam Pasar Monopoli

Terdapat beberapa peranan pemerintah dalam pasar monopoli.

  1. Mencegah timbulnya monopoli yang dapat merugikan masyarakat atau konsumen.
  2. Memberikan izin kepada organisasi bisnis baru.
  3. Menambah penawaran barang yang ada di dalam negeri, dengan cara melakukan impor.
  4. Pemerintah menentukan harga eceran tertinggi.

Akhir Kata

Demikianlah sedikit pembahasan tentang pasar monopoli. Semoga artikel ini bisa bermanfaat dan bisa menambah wawasan kamu. Jika ada kritik, saran, atau pertanyaan silahkan sampaikan di kolom komentar. Terimakasih.

Tinggalkan komentar